Beri Kuliah Umum dan Info Program Beasiswa Prof. Masashi Kawaichi dari NAIST Jepang Hadir di UPNVJ

NAIST_2019_(2).JPG

HumasUPNVJ - UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menyelenggarakan kuNAIST_2019_(3).JPGliah umum yang bertajuk International Guest Lecture : “Versatile Htra Serine Proteases as Potential Therapeutic Targets in Various Human Diseases”. Kegiatan yang terbuka untuk seluruh sivitas akademika UPN Veteran Jakarta ini berlangsung di Auditorium Bhineka Tunggal Ika UPNVJ, pada Jumat (27/0919).

Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber ahli dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST)  Jepang, yakni Prof. Masashi Kawaichi Director of Education Development of Nara Institute of Science and Technology Japan (NAIST-Japan). Kegiatan diikuti 270 peserta, tidak hanya dari sivitas akademika UPNVJ saja, melainkan dari sivitas akademika Perguruan Tinggi lainnya seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lain sebagainya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Masashi mengenalkan berbagai fasilitas dan beberapa pencapaian NAIST dalam bidang riset dan penelitian. Data dari Thomson Reuters, papers NAIST paling banyak dikutip dari tahun 2003-2012 dan menempati peringkat pertama dalam penelitian dan pendidikan diantara semua universitas nasional di Jepang.

NAIST_2019_(5).JPGYudhi Nugraha, M.Biomed, PhD dosen Fakultas Kedokteran yang merupakan alumni dari NAIST dan bagian dari KUI UPNVJ mengatakan, kegiatan ini merupakan jembatan dosen dan mahasiswa untuk membuat program riset di NAIST “Kegiatan ini nantinya yang akan menjembatani dosen dan mahasiswa untuk bisa punya program disana seperti Special Recommendation, S2 dan S3 dan program mahasiswa yang nantinya mahasiswa kesehatan atau kedokteran akan 1 sampai2 bulan membuat eksperimen dan pengalaman riset” Ujar Yudhi saat diwawancarai.

Setelah kuliah umum ini, nantinya UPNVJ dan NAIST akan melaksanakan penandatanganan kerjasama dalam bidang penelitian dan sumber daya manusia. Implementasinya nanti terdapat program kuliah S2, S3, Shortcourse dan kolaborasi riset di NAIST Jepang.

“Mekanisme awal beberapa dosen diharapkan bisa akses dan mencari laboraturium mana yang cocok untuk penelitian masing – masing. Kemudian, bisa langsung kontak Prof. Masashi Kawaichi untuk bisa di jembatani dengan professor yang dituju. Dengan komunikasi lanjutan nantinya dosen akan melaksanakan penelitian langsung di NAIST dengan menggunakan fasilitas disana secara gratis dan disiapkan tempat tinggal untuk biaya trasnportasi biasanya didukung oleh Ristek” Ucap Yudhi.

Yudhi juga menyampaikan bahwa beberapa program difokuskan untuk dosen  “Program Lebih fokus ke dosen karena untuk mahasiswa sedikit sulit karena disana memang terlalu tinggi teknologi dan alat lainnya takutnya mahasiswa tidak bisa mengikuti dengan maksimal dan NAIST peraih penghargaan bidang Stem Cell, teknologi dan alatnya canggih dan agak sulit diikuti oleh mahasiswa. Tapi kita akan mengusahakan programnya juga akan bisa terlaksana oleh mahasiswa” Tambahnya.

Untuk kuota program ini tidak bisa ditentukan sekarang, untuk seleksi S3 diadakan selama 2 minggu di NAIST dan peserta yang mengajukan akan  diundang kesana dengan biaya yang didukung sepenuhnya oleh NAIST. Selama 2 minggu peserta akan dilihat performa kinerja eksperimen dan risetnya lalu seleksi akhirnya akan ditentukan dengan sidang akhir.

Tidak hanya perihal program Yudhi juga memberikan tips para mahasiswa dan dosen agar pengajuannya dapat diikuti seleksi adalah menjalin komunikasi dengan baik “Intinya harus menjalin komunikasi yang baik dengan dosen banyak bertanya, karena saat apply penentuannya bukan hanya dari universitas saja tetapi yang menentukan professornya masing-masing intinya komunikasi harus baik mungkin dari sekarang bisa langsung email professor, karena di jepang loyalitas adalah yang utama” Jelasnya.

NAIST_2019_(4).JPG

Amalia Shinta Ayunani salah satu mahasiswi Fakultas Kedokteran UPNVJ angkatan 2016 sangat tertarik dan berterimakasih dengan adanya program ini “Saya Tertarik untuk milih S2 di NAIST dengan ambil jurusan Information Science, tertarik karena jurusan ini termasuk jarang dan tidak ada di indonesia jadi aku tertarik untuk milih jurusan itu dan berterimakasih dengan acara ini yang telah menjembatani antara UPNVJ dan NAIST” Ucap Amalia saat diwawancarai.

NAIST_2019_(1).JPG

 

Berita Sebelumnya

Wisudawan ke 63 UPNVJ Siap Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Berita Selanjutnya

UPNVJ Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2019